Patologi Anatomi Untuk Diagnosis Tumor Yang Lebih Baik

              Patologi anatomi merupakan cabang iImu kedokteran yang berkaitan dengan penegakan diagnosis suatu penyakit melalui pemeriksaan spesimen berupa cairan/ sel (sitologi) maupun jaringan/organ (histopatologi). Pemeriksaan patologi anatomi memungkinkan kita untuk mengetahui sifat dan sel dan jaringan yang diperiksa, jinakatau ganas. Bahan yang diperiksa melalui patologi anatomi bisa didapatkan dan biopsi jarum halus (FNAB) ataupun jaringan yang didapatkan ketika operasi. Pemeriksaan ini dalam bahasa awam lebih dikenal dengan pemeriksaan kelainan tubuh karena munculnya benjolan atau massa di dalam tubuh.

 

                Layanan patologi anatomi di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi buka setiap hari Senin sampai Sabtu, jam 08.00 sampai jam 13.00 WIB. Khusus hari Jumat dan Sabtu, layanan berakhir pada jam 11.00 WIB.  Pemeriksaan patologi anatomi memakan waktu agak lama yaitu 3-7 hari. “Memang seperti itu standar pemeriksaan secara medis,” penjelasan dr. Kurnia Arik Nugroho, Sp.PA, Kepala Instalasi Laboratonium Patologi Anatomi RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.

 

             Dokter spesialis patologi anatomi lulusan Universitas Airlangga ini menjelaskan pentingnya kita mewaspadai munculnya kelainan tubuh meskipun hanya benjolan kecil. Perlu segera diperiksa agar diketahui berbahaya atau tidak. Karena semakin dini iketahui akan semakin memudahkan dalam pengobatan nantinya. Selanjutnya dr. Kurnia Arik Nugroho, Sp.PA memberikan gambaran tentang banyaknya pasien dengan keluhan benjolan di payuudara di area Blitar.

 

              Di akhir wawancara, dr. Arik, Sp.PA, sapaan akrab beliau, menitipkan pesan secara khusus, “tidak perlu takut dengan benjolan yang munculdi tubuh kita. Karena tidak semua benjolan itu berarti kanker. Supaya tidak semakin parah maka sebaiknyasegera diperiksakan agar diketahui berbahaya atau tidak.”(yen)