PUBLIC SAFETY CENTER ☎️ 0822 3333 1338

CALL CENTER COVID-19 ☎️ 0852 3688 4884

Peringatan Hari Jadi ke-36 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngudi Waluyo dilakukan dengan cara sederhana, yang jatuh pada Senin (13/4/2020). Jajaran direksi, Pejabat Struktural, Jajaran Medis dan Perawat serta seluruh pegawai rumah sakit merayakannya dengan tumpengan.Peringatan itu diawali dengan Upacara bersama yang diikuti oleh seluruh pegawai RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi dr Endah Woro Utami, MMRS memimpin langsung upacara tersebut.

 

Di tengah pandemi  Covid 19 ini, dia mengajak seluruh jajaran direksi, tenaga medis, pegawai hingga staf untuk bersama-sama bahu membahu dalam melawan wabah yang menyebar dengan cepat.Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi dr Endah Woro Utami, MMRS mengatakan, peringatan HUT Ke-36 ini menjadi momen berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Sebab, tahun ini Indonesia tengah dilanda wabah virus yang berkembang begitu cepat. “Meskipun begitu, kita tetap harus bersyukut kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena pada perayaan HUT kali ini masih diberikan kesehatan. Mari kita lakukan dari kesederhanaan dan saling peduli terhadap sesama,” ungkapnya.

 

Pada HUT kali ini tema yang diambil yakni ‘Kita Bangun Kebersamaan dan·Kepedulian Menuju Kabupaten Blitar Bebas Covid-19’. Melalui tema tersebut, dia mengajak seluruh jajarannya peduli terhadap warga terdampak pandemi Covid-19.

Masa pandemi ini menjadi momen penting untuk·meningkatkan kebersamaan dan kepedulian antar sesama. Antara satu dengan yang lain harus saling ada rasa peduli dan tolong-menolong. “Selain itu, kita juga wajib saling mengingatkan kepada pasien maupun masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dan mengikuti anjuran pemerintah agar terhindar dari virus korona,” jelasnya.

 

Kepada tenaga medis yang menangani pasien Covid – 19, menurut dia, mereka telah menjadi garda terdepan dalam menangani pasien yang terjangkit Virus Covid 19. Untuk itu, sangat penting bagi tenaga medis untuk menaati protokol kesehatan dengan selalu menggunakan APD lengkap. serta wajib memakai masker bagi seluruh pegawai RSUD “Ngudi Waluyo” Wlingi. Area RUSD “Ngudi Waluyo” Wlingi sudah menjadi Area Wajib Memakai Masker baik bagi pengunjung maupunpegawai RSUD “Ngudi Waluyo” Wlingi. Kita tahu tidak sedikit petugas kesehatan yang gugur. Maka dari itu, kita semua harus menjaga kesehatan dan mematuhi protocol kesehatan.. Tidak hanya petugas kesehatan tapi juga seluruh pegawai rumah sakit dan pengunjung wajib memakai masker dan mematuhi protocol kesehatan,” tegas perempuan ramah ini. Setelah selesai upacara yang sederhana dengan penuh keharuan ini acara dilanjutkan dengan Pemotongan Tumpeng yang dipusatkan di Ruang Sidang RSUD “Ngudi Waluyo” Wlingi serta di setiap masing-masing ruangan dengan diadakan Live Straeming di masing-masing ruangan.

 

Pada kesempatan itu, rumah sakit yang terletak di Kecamatan Wlingi itu memberikan bantuan sembako secara simbolis kepada keluarga pasien yang tengah dirawat di RSUD “Ngudi Waluyo” Wlingi dan pembagian masker pada warga sekitar rumah sakit, dengan tujuan agar selalu menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan agar tidak terjangkit Virus Covid -19. Bantuan paket sembako sejumlah 150 paket itu merupakan hasil donasi dari para pegawai RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.

Mereka menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu keluarga pasien dan juga sejumlah warga terdampak Covid-19 lainnya di sekitar rumah sakit . Bantuan yang terkumpul itu akan diberikan secara bertahap untuk beberapa hari ke depan.

 

Saat ini RSUD Ngudi Waluyo Wlingi telah menjadi rumah, sakit rujukan penanganan pasien Covid-19 sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/138/KPTS/013/2020 Tentang Perubahan Atas Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/125/KPTS/013/2020 Tentang Penetapan Rumah Sakit Rujukan Penyakit Corona Virus Disease 2019 ( COVID – 19 ) di Jawa Timur.. Sejumlah tenaga medis sarana dan prasarana (sarpras) sudah disiapkan secara matang. Termasuk perlengkapan APD bagi tenaga medis. Untuk sarpras, ada 22 unit ruang isolasi. Ruang itu terbagi di dua lokasi yang berbeda. Rumah sakit bahkan berencana untuk menambah ruang lagi mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19. Mengingat jumlah kasus Covid-19 terus bertambah. “Semoga tidak terjadi di Blitar. Semua aman dan sehat,” harapnya. (tz-humas)

 

 

Copyright © 2021 RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. All Rights Reserved.