RSUD Ngudi Waluyo Wlingi menggelar pelatihan keperawatan intensif yang melibatkan puluhan perawat dan bidan pada hari Rabu , 16 Desember 2020 . Hadir sebagai narasumber , dr Yusuf Achmad Bachtiar , Sp.AN , dan Ns. Lean Widya Suryanto , Skep.
Dengan materi Penanganan Intensif Pasien Covid-19 dan Perawatan Pasien dengan Ventilator Dalam pelatihan itu di paparkan layanan asuhan keperawatan kritis yang berkualitas menjadi fokus para instruktur untuk diberikan kepada tenaga kesehatan. Sebab layanan asuhan keperawatan kritis secara efektif dan efisien dalam hal manajemen waktu penanganan saat ini telah menjadi acuan tuntutan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara prima dan berkualitas.
Oleh karenanya, peningkatan kompetensi perawat dan bidan dalam penanganan kasus kritis sangat diperlukan, mulai dari pemantauan basic monitoring hemodinamik, terapi nutrisi cairan dan elektrolit pengelolaan jalan nafas resusitasi jantung dan paru, serta asuhan keperawatan yang secara holistik diperlukan oleh pasien dalam perawatan intensif.
Terlebih pada saat pandemi COVID-19 seperti sekarang ini, dimana pasien membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat. Pasien kritis membutuhkan perawatan komprehensif yang ketat dan biasanya di rawat di ruang intensif . Serta banyak pasien yang harus mendapatkan dukungan alat ventilator .

RSUD Ngudi Waluyo Wlingi saat ini sudah memiliki 5 unit ventilator . Sehingga di harapkan dapat membantu menyelamatkan pasien kritis .
Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan peserta mampu mengelola pasien yang dirawat di ruang Covid dengan baik dan benar sesuai dengan standar mutu pelayanan ICU ( UAZ_)
Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan untuk tahun 2021.
Read more: RSUD Wlingi Menandatangani Perjanjian Kerjasama Dengan BPJS Kesehatan & Ketenagakerjaan
Bertempat di ruang pertemuan Perdana Pemerintah Kabupaten Blitar , Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi , dr Endah Woro Utami , MMRS mendapat undangan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar untuk menyampaikan pemaparan Mobil PCR kepada seluruh jajaran Puskesmas di wilayah Kabupaten Blitar , pada hari Kamis 10 Desember 2020.
RSUD Ngudi Waluyo merupakan intansi yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna dengan menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan dan gawat darurat. Untuk itu rumah sakit memberikan beberapa jenis pelayanan diantaranya pelayanan medik, pelayanan penunjang medik, pelayanan perawatan, pelayanan rehabilitasi, pencegahan dan peningkatan kesehatan . Selain itu sebagai rumah sakit pendidikan RSUD Ngudi Waluyo Wlingi juga sebagai tempat pendidikan dan atau pelatihan medik dan para medik .
Sebagai tempat penelitian dan pengembangan ilmu dan teknologi bidang kesehatan sesuai dengan salah satu misi rumah sakit yaitu menyelenggarakan pendidikan dan penelitian yang bermutu di bidang kesehatan dan kedokteran . RSUD Ngudi Waluyo menjalin kerja sama dengan berbagai Institusi Pendidikan , sebagai rumah sakit lahan praktek berbagai pendidikan profesi kesehatan . Salah satunya adalah Praktek Kerja Profesi Apoteker .
RSUD Ngudi Waluyo Wlingi menjalin kerjasama dengan Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri sebagai tempat lahan praktek untuk Program Studi Profesi Apoteker bidang klinis rumah sakit . Tujuan dari kerja sama ini untuk membekali mahasiswa calon Apoteker dengan pengetahuan dan kemampuan tentang peran , fungsi dan tanggung jawab.

Apoteker sehingga dapat memiliki wawasan , pengetahuan dan keterampilan dan pengalaman untuk melakukan pekerjaan kefarmasian sehingga siap memasuki dunia kerja sebagai tenaga farmasi yang professional. Kegiatan yang dilaksanakan selama praktek mulai dari manajemen farmasi , farmasi klinis , hingga edukasi kepada pasien dan pengunjung rumah sakit .

Selama masa pandemic , pelaksanaan praktek kerja lapangan calon tenaga kesehatan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi tetap mengutamakan keamanan dan keselamatan baik diri sendiri maupun orang lain . Sebelum mahasiswa terjun praktek di lapangan terlebih dahulu mendapatkan pembekalan dan orientasi . Materi pembekalan antara lain tentang PPI atau Pencegahan dan Pengendalian Infeksi sehingga mahasiswa bisa menjalankan praktek kerja lapangan dengan aman . Sehingga dapat menerapkan protocol kesehatan sesuai dengan tingkat resiko paparan . Selain itu untuk meminimalkan resiko kontaminan , sebelum mahasiswa melaksanakan praktek lapangan di rumah sakit , harus melakukan test Rapid untuk screening test kesehatan mahasiswa . ( UAZ )
Sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat , RSUD Ngudi Waluyo Wlingi meningkatkan pelayanan medis yang ditunjang oleh sarana peralatan canggih dan tenaga professional dan kompeten dibidangnya .
Read more: Pelayanan Bedah Saraf Di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Kini Lebih Lengkap
More Articles …
Page 27 of 31




